Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
berita × prestasi
Halo sobat Tifa,.. ternyata SMANLI kita ini punya banyak sekali prestasi, apa saja yuk kita simak
Pertama beberapa lomba Pramuka yang diadakan oleh Kwarcab Purworejo
Lomba Pramuka ini diadakan pada tanggal 14 Oktober 2012. Lomba yang diadakan di Pendopo Bupati Purworejo berhasil mengalahkan SMAN yang ada di Purworejo, walaupun tidak juara pertama tapi tak jadi masalah.
Yang pertama, juara harapan 2 dalam lomba menyanyi, Dalam menyanyi ini peserta diwajibkan hanya 10 siswa. Untuk SMAN 5 mengeluarkan 3 laki-laki dan 7 perempuan diataranya, Aldi sebagai penabuh gendang, Gumawang Pandu memegang gitar dan Andreanus meniup sexopone, dan yang menyanyi diantaranya Laras, Anitias, Titi, Zipora, Mina, Luluk, Riza. Lomba menyanyi di haruskan menyanyi dua lagu. Lagu wajibnya berjudul “Gebyar-gebyar” dan lagu pilihannya “Nyiur hijau”. Kami juga berterima kasih kepada bapak Ndaru dan Bapak Joko Sudiharto yang telah melatihnya. Kedua SMAN 5 juga ikut dalam lomba geguritan yang diikuti oleh Mufid, Arif dan Henti. Mereka berlatih terus menerus dan akhirnya juara 2.
Ketiga, lomba mendongeng bahasa Inggris. Dongeng bahasa Inggris ini mengikutkan 1 laki-laki dan 1 perempuan. Yang perempuan diikuti oleh Graviti yang menampilkan dongeng Cinderella sedangkan Ragil Kurniawan menampilkan dongeng Aji Saka. Dan Alhamdulillah mendapat juara 3 dan juara harapan 2.
Dan yang terakhir lomba tepat guna yang diikuti oleh Panggah dan Yoga. Dalam tepat guna ini, mereka dicoba untuk membersihkan air yang kotor menjadi air yang bersih dan tidak berbau dengan menggunakan alat yang sederhana. Mereka menggunakan ijuk, batu. Air yang dicoba pertama adalah bekas air cucian dan selanjutnya air comberan. Dan Alhamdulillah mendapat juara pertama.
Di samping lomba Pramuka SMANLI juga mengikutkan lomba Penulisan Cerpen yang yang diadakan di UNNES. Berkat kerja keras akhirnya mendapat juara 1. Dia adalah Eka Wingsati yang menulis cerpen yang berjudul RUMAH KARDUS. Yang kedua lomba Presenter Pawartos Bahasa Jawa yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Purworejo dalam rangka Milad. SMANLI mengikutkan Anissa Luluk yang akhirnya mendapat juara 3.
Selamat deh untuk semuanya, semoga yang lain dapat menyusul.
Yang pertama, juara harapan 2 dalam lomba menyanyi, Dalam menyanyi ini peserta diwajibkan hanya 10 siswa. Untuk SMAN 5 mengeluarkan 3 laki-laki dan 7 perempuan diataranya, Aldi sebagai penabuh gendang, Gumawang Pandu memegang gitar dan Andreanus meniup sexopone, dan yang menyanyi diantaranya Laras, Anitias, Titi, Zipora, Mina, Luluk, Riza. Lomba menyanyi di haruskan menyanyi dua lagu. Lagu wajibnya berjudul “Gebyar-gebyar” dan lagu pilihannya “Nyiur hijau”. Kami juga berterima kasih kepada bapak Ndaru dan Bapak Joko Sudiharto yang telah melatihnya. Kedua SMAN 5 juga ikut dalam lomba geguritan yang diikuti oleh Mufid, Arif dan Henti. Mereka berlatih terus menerus dan akhirnya juara 2.
Ketiga, lomba mendongeng bahasa Inggris. Dongeng bahasa Inggris ini mengikutkan 1 laki-laki dan 1 perempuan. Yang perempuan diikuti oleh Graviti yang menampilkan dongeng Cinderella sedangkan Ragil Kurniawan menampilkan dongeng Aji Saka. Dan Alhamdulillah mendapat juara 3 dan juara harapan 2.
Dan yang terakhir lomba tepat guna yang diikuti oleh Panggah dan Yoga. Dalam tepat guna ini, mereka dicoba untuk membersihkan air yang kotor menjadi air yang bersih dan tidak berbau dengan menggunakan alat yang sederhana. Mereka menggunakan ijuk, batu. Air yang dicoba pertama adalah bekas air cucian dan selanjutnya air comberan. Dan Alhamdulillah mendapat juara pertama.
Di samping lomba Pramuka SMANLI juga mengikutkan lomba Penulisan Cerpen yang yang diadakan di UNNES. Berkat kerja keras akhirnya mendapat juara 1. Dia adalah Eka Wingsati yang menulis cerpen yang berjudul RUMAH KARDUS. Yang kedua lomba Presenter Pawartos Bahasa Jawa yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Purworejo dalam rangka Milad. SMANLI mengikutkan Anissa Luluk yang akhirnya mendapat juara 3.Selamat deh untuk semuanya, semoga yang lain dapat menyusul.
berita
Hari Minggu, 28 Oktober 2012, kami anak-anak SuJu (X-7) dan kelas XI IPA 2 melakukan field study atau study outdoor dan tujuan kami kali ini adalah Pantai Krakal, Pembibitan Jamur, dan Malioboro, Jogjakarta. Ini merupakan pengalaman pertama anak SuJu mengikuti kegiatan field study, sedangkan untuk kelas XI IPA 2, ini merupakan kegiatan field study kedua setelah mereka berkunjung ke UGM Yogyakarta tahun lalu.Tepat pukul 06.15 WIB, sebuah bus dan mobil travel yang akan membawa kami pergi ke tempat tujuan akhirnya datang. Dengan bersemangat, kami pun berangkat ke lokasi utama kami, yaitu Pantai Krakal, Gunung Kidul.
Ternyata perjalanan kami ke Pantai Krakal cukup melelahkan. Bahkan karena jarak bus kami dengan mobil travel jauh, mobil travel pun tersesat ke suatu pantai, tapi bukan Pantai Krakal. Untung tersesat di pantai kalau di hutan gimana tuh.. ^_^ Setelah sekitar 5 jam, akhirnya kami sampai di pantai ini. Deru ombak yang saling berkejar-kejaran dan pemandangan mempesona menyambut kedatangan kami. Tak lama kemudian mobil travel yang tadi tersesat juga sudah sampai ke pantai ini. Alhamdulillah.. Karena sudah tidak sabar, kami langsung turun ke pantai dan narsis bersama. Eitss, tapi kami datang bukan sekedar untuk berfoto-foto ria saja, kami kesini untuk mengamati dan mengambil biota laut untuk pembelajaran semester 2. Sebelumnya kami telah dibagi menjadi beberapa kelompok, dan setiap kelompok beranggotakan 9 orang. Tiap kelompok harus mencari berbagai macam biota laut, mulai dari bintang laut, siput laut, dan berbagai protista lainnya.
Di pantai ini, terdapat berbagai macam biota laut yang sangat unik. Semua anak-anak menyebar untuk mendapatkan buruannya. Namun ternyata untuk mendapatkan biota laut ini tidak mudah sebagaimana yang kita pikirkan, karena mencari biota laut ternyata memakan waktu hampir 2 jam. Ada suatu kelompok sampai basah kuyup terkena serangan ombak hanya karena akan menangkap ikan hias kecil yang mereka tunggui sampai setengah jam.
Karena keasyikan menangkap biota laut, tidak terasa jam makan siang pun datang. Kami diperintahkan agar berhenti dan menikmati jatah makan siang kami. Jadi, hasil tangkapan kami harus dikumpulkan seadanya. Tapi sebelum kami makan siang, kami mengganti pakaian kotor kami terlebih dahulu.
Setelah selesai makan dan istirahat, kami melanjutkan perjalanan ke Pusat Pembibitan Budidaya Jamur. Sepanjang perjalanan kami ke tempat pembibitan, harus memakan banyak waktu karena adanya bus yang mogok di jalan. Untung kurang lebih 2 jam kemudian kami sampai. Namun kami diturunkan di pinggir jalan menuju sebuah gang di desa. Yah, ternyata tempat pembibitan masih di pedalaman desa, kami harus melewati jalan sekitar kurang lebih 1 km menuju lokasi *_*
Disini kami diberi arahan oleh bapak pembina, lalu kami berkeliling melihat berbagai macam kegiatan yang ada disini. Ternyata disini bukan hanya jamur yang ditanam, ada budidaya pepaya, cabe, dan tanaman lainnya dan ada juga peternakan sapi. Kami juga diperlihatkan bagaimana cara membuat kompos yang baik dari jerami dan menyalurkannya ke tanaman.
Belum puas berkeliling di kebun pembibitan ini, jam sudah menunjukkan pukul 17.00 WIB. Kami pun kembali melanjutkan perjalanan ke Malioboro. Tapi sungguh malang nasib kami, hari sudah malam dan tentunya Malioboro pun sudah tutup. Akhirnya untuk mengurangi kekecewaan kami, kami di bawa ke suatu pusat oleh-oleh khas Jogyakarta. Kami membeli berbagai macam makanan disini, seperti bakpia pathok, keripik singkong, dan yang paling diminati oleh kami adalah manisan. hehe
Waktu berbelanja sudah habis, kami lalu melanjutkan perjalanan pulang ke rumah tercinta. Diperjalanan pulang, kami sangat senang, kami bersenandung ria didalam bus. Semua tertawa, cekikikan, sambil berkaraoke. Tepat pukul 20.00 WIB, kami sampai di tempat dimana tadi pagi kami berkumpul. Kami semua mengucap syukur atas keselamatan dan nikmat yang diberikan hari ini. Lalu, kami pulang ke rumah masing-masing. Bagi kami, hari ini adalah hari bahagia sekaligus melelahkan. Semoga saat field study lain kali lebih mengesankan lagi ^.^ (Zien Laila F. X7)
berita × osis
Ketua Umum : Rohmanda A’layuda
Ketua 1 : Khalid Wahyu S
Ketua II : Ghufron Taufigurrahman
Sekretaris Umum : Tika Jati Putri
Sekretaris I : Vernanda
Tyanugraha
Sekretaris II : Nevyana Mila
Maratika M
Bendahara umum : Dina Pangestuti
Bendahara 1 : Albesty Marhesa
Seksi seksi
1.
|
Seksi Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
|
6.
|
Seksi Kreatifitas, Keterampilan, Wirausaha
|
|
1.
Danang L.S
2.
Zien Laila Fauzia
3.
Tri Wahyu Laroibafih
|
1.
Renita Bhakti P
2.
Yuni saraswati
3.
Yopy Dwi Praditya
|
|||
2.
|
Seksi Ahklak Mulia dan Budi Pekerti Luhur
|
7.
|
Seksi Kwalitas Jasmani, Kesehatan dan Gizi
|
|
1.
Wahyu Setiana
2.
Raras Kun Hapsari
3.
Suciyani Novi Rahmawati
|
1.
Indah Setyawati
2.
Chorul Nizam
3.
Dika Cahyaning Mustika
|
|||
3.
|
Seksi Kepribadian Unggul, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara
|
8.
|
Seksi sastra budaya dan seni
|
|
1.
Gus Muhammad F
2.
Ria Nur Puspita
3.
Marita Arum
4.
|
1.
Mina Chullamingah
2.
Khoirunniam Al ramadhan
3.
W. Diah Setyaningrum
|
|||
4.
|
Seksi Prestasi Akademik, Olah raga, dan bakat minat
|
9.
|
Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi
|
|
1.
Jeppy wahyu
2.
Ilham candra Wijaya
3.
Septi Fioni Efendi
|
1.
Argya satriya catra
2.
Riezkha Dyah Ayu D
3.
Shindy Cahyairani
|
|||
5.
|
Seksi demokrasi, HAM, Politik, Lingkungan Hidup dan Toleransi
|
10
|
Seksi Komunikasi dalam Bahasa Inggris
|
|
1.
Agum Maulana
2.
Budi Rina
3.
Gantini Dian Yulianti
|
1.
Imamatul masruroh
2.
Beny Setiawan
3.
Desiana Haryandani
|
berita × Pramuka
Tanggal 18-20 Oktober 2012, kami bersepuluh dari SMA N 5 Purworejo mewakili Kabupaten Purworejo untuk mengikuti Lomba Kemah Budaya se-Jateng yang diadakan di Bumi Perkemahan Candi Borobudur.Kurang lebih 2 minggu kami mempersiapkan untuk lomba tersebut. Materi yang kami persiapkan antara lain Tari Dolalak untuk mengisi pensi, menggambar wayang, membuat mading, dan mempelajari tentang Pemuseuman dan Kepurbakalaan Candi Borobudur. Selama latihan, kami dibimbing oleh Pembina kami, Pak Giyono dan Pak Agus. Bu Etik juga ikut melatih kami dalam materi Tari Dolalak. Hari rabu 3 Oktober, kami melakukan gladi bersih dan dilihat oleh Ibu Nikmah dan 2 orang dari dinas P dan K Kabupaten Purworejo. Ternyata dalam gladi bersih hasil kami kurang memuaskan. Setelah gladi bersih selesai, kamipun kembali berlatik sampai sore untuk memperbaiki kesalahan kami.
Kamis pagi, kami bersiap untuk berangkat. Sebelum berangkat, kami berdoa bersama Ibu Nikmah. Setelah selesai, kami berangkat bersama orang dinas (Pak Eko dan Mas Wit) dan dengan Pak Agus. Kami menggunakan 2 mobil, yang satu untuk kami dan satunya lagi untuk membawa perlengkapan kami. Sampai disana kami langsung melakukan daftar ulang. Setelah daftar ulang, kami langsung medirikan tenda kami bersama-sama.
Setelah selesai, pukul 3 sore kami mengikuti upacara pembukaan. Upacara pembukaan selesai, kami langsung berganti pakaian yang telah dipersiapkan oleh panitian. Setelah itu kami mengikuti Eksplorasi tentang sejarah Candi Borobudur sampai pukul 17.00. kami ISHOMA sampai pukul 19.00. Kegiatan selanjutnya yaitu Ceramah tentang Permuseuman dan Kepurbakalaan (Panel) sampai pukul 22.00. Kami langsung kembali ke tenda dan langsung tidur karena saking capeknya.
Kami bangun pukul 05.00 dan langsung ISABELA (Ibadah, Senam, Bersih Lingkungan) sampai pukul 06.30. Dan kami makan pagi sampai pukul 07.30. Kegiatan pertama pada hari Jumat ini adalah Pelatihan Kolaborasi (Melatih Kerjasama/Menggambar Bersama) dan Pelatihan Kooperatif (membuiat Mading tentang BCB), kegiatan tersebut dilaksanakan sampai pukul 11.30. setelah itu kami melaksanakan solat jumat bersama dan setelah solat jumat kita makan siang dan istirahat sampai pukul 14.00. Dilanjutkan dengan kegiatan Ajang Kreatifitas Seni Budaya sampai pukul 18.00 dilanjutkan ISHOMA sampai pukul 19.00. Kebetulan Kontingen Purworejo mendapat jatah pentas pada malam hari. Kegiatan Ajang Kreatifitas Seni Budaya dilanjutkan kembali ,Kontingen Purworejo dapat giliran tampil nomer 2 pada malam itu . Sebelum tampil kita merasa nerves ,setelah masuk panggung dengan penonton dari kontingen kabupaten lain yang sangat banyak, kitapun memulai dengan sangat gembira, setelah Alex (Sudrajad Dewandana) menabuh kendangnya, penonton langsung merespon dengan antusias ,kamipun tambah percaya diri. Setelah selesai, kami mersa lega dan langsung berganti pakaian dan kami kembali ke tampat pensi untuk melihat perform dari kontingen lain. Dan Ajang Kreatifitas Seni Budaya selsai pukul 23.00. Acara selanjutnya yaitu acara api unggun serta renungan malam. Setelah selesai, kami langsung menuju tenda, kontingen lain pada istirahat di dalam tenda ,kontingen purworejo malah langsung mengambil alat musik dan memainkan musiknya degan lagu Kutho Purworejo. Dan akhirnya kami capek dan tidur.
Kami bangun pukul 04.00 dan langsung berkumpul untuk bejalan ke Puncak Daki untuk melihat Sunrise. Setelah sampai di puncak ,ternyata kabut tebal menghalangi kami untuk melihat sunrise. Lalu kami turun kembali ke tenda untuk makan pagi dan bongkar tenda. Setelah bongkar tenda, kami melakukan penyelesaian administrasi. Dilanjutkan dengan upacara penutupan dan pengumuman juara, kami sudah optimis mendapat juara, tapi ternyata kami tidak mendapat juara sama sekali, kami langsung pulang dengan rasa kecewa tetapi kami juga senang telah mendapat pengalaman dan tambah teman.
berita
Jakarta - Identitas Jember Hacker yang meretas situs presidensby.info terungkap. Pelaku bernama Wildan Yani Ashari. Seperti apa kisahnya?
Wildan berasal dari Desa Balung Kulon, Kecamatan Balung, Jember. Sosoknya agak jauh dari dunia teknologi, karena ia hanya lulusan SMK Teknologi Pembangunan. Pihak sekolah menduga kemampuan diperoleh Wildan secara otodidak.
Sunarso menambahkan, selama mengenyam pendidikan di SMK Teknologi Balung, Wildan dikenal sebagai siswa yang pendiam
Ilustrasi (detikINET)
dan lugu. Dalam keseharian, Wildan justru terlihat aktif di bidang olahraga.
"Kemampuan akademik di bidang komputer, ya biasa saja seperti layaknya siswa yang lain," ujar Sunarso.
Bahkan dalam nilai sekolah, Wildan tak pernah mendapat ranking dan belum pernah masuk ke dalam sepuluh besar. Karena itu, Sunarso menduga, kemampuan Wildan dalam komputer diperoleh dengan cara otodidak.
Sementara, orangtua Wildan, Ali Zakfar mengaku selama ini memang tidak mengetahui aktivitas anaknya itu di luar rumah, yang dia ketahui, selama ini Wildan bekerja menjaga warnet di kawasan Jember kota.
"Dia bekerja di warnet yang ada di jalan Letjend Suprapto Jember. Jadi waktunya memang lebih banyak untuk pekerjaannya itu," tambah Ali.
Wildan ditangkap tim Cyber Crime Mabes Polri beberapa hari lalu. Ia diduga sebagai pelaku yang sempat merusak akses ke situs www.presidensby.info dengan meninggalkan jejak sebagai 'Jember Hacker Team'.
Saat itu Id-SIRTII langsung melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku, dan hasil yang didapat adalah lokasi IP Address dan DNS dari Texas, Amerika Serikat. Namun setelah ditelusuri lebih lanju polisi akhirnya menangkap Wildan.
( eno / eno )
berita
Dengan semangat hari jadi ke-1111, kita mantapkan pembangunan menuju Kabupaten Purworejo yang berdaya saing tinggi melalui pengembangan agrobisnis dan pelestarian budaya yang berkelanjutan. Sabtu tanggal 29 Oktober 2012, SMAN 5 Purworejo mengikuti Karnaval Budaya yang diselenggarakan oleh Kabupaten Purworejo. Visi yang diusung oleh SMAN 5 adalah “Menjunjung kearifan lokal dan sejarah bangsa menuju kejayaan negara” dan misi SMAN 5 adalah “Mewujudkan kemajuan negara dengan mengangkat agribisnis dan pengembangan budaya”..
Narasi : SMA Negeri 5 Purworejo berlokasi di Desa Loano Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, yang merupakan daerah pertanian. Oleh karena itu, SMA Negeri 5 Purworejo dalam karnaval ini mencoba mengaktualisasikan kondisi tempat berpijak yang merupakan daerah pertanian. SMA Negeri 5 Purworejo menampilkan berbagai hasil bumi dari daerah Loano berupa hasil pertanian dan pengembangan ikan air tawar. Aktualisasi hasil agribisnis daerah Loano kami menampilkan replikan lele, belut, sayur- mayur dan buah-buahan supaya waspada terhadap hama.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya bangsa yang adiluhung SMA Negeri 5 Purworejo mengangkat budaya batik sebagai keunggulan lokal . Kemajuan Indonesia sangat dipengaruhi sejarah bangsanya. Menyadari hal tersebut SMA Negeri 5 Purworejo mengingatkan masyarakat untuk menghargai budaya bangsa. Replika candi yang ditampilkan oleh SMA Negeri 5 Purworejo merupakan bentuk penghargaan terhadap sejarah bangsa indonesia yang gilang gemilang. Banyak sekali siswa-siswa yang mengikuti karnaval ini. Bagian depan adalah Paskibra SMANLI yang mencerminkan kedisiplinan, diikuti oleh siswa-siswa penari caping dan ndolalak serta siswa-siswa yang berpakaian adat, Rute karnaval adalah Jalan Dr Setiyabudi depan rumah dinas bupati menuju panggung kehormatan di Jalan Proklamasi depan Kantor Bupati -Jalan Jenderal Urip Sumoharjo -Jalan Jend Sudirman-Jalan Mayjen Sutoyo. Lalu Jalan Kartini, Jalan Dewi Sartika – Jalan Veteran –Jalan KH Achmad Dahlan – Jalan Pahlawan dan berakhir di lapangan Garnizun Purworejo. Dan pada akhirnya SMANLI dapat meraih juara 2 dalam karnaval budaya, selamat !!!!!
Narasi : SMA Negeri 5 Purworejo berlokasi di Desa Loano Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, yang merupakan daerah pertanian. Oleh karena itu, SMA Negeri 5 Purworejo dalam karnaval ini mencoba mengaktualisasikan kondisi tempat berpijak yang merupakan daerah pertanian. SMA Negeri 5 Purworejo menampilkan berbagai hasil bumi dari daerah Loano berupa hasil pertanian dan pengembangan ikan air tawar. Aktualisasi hasil agribisnis daerah Loano kami menampilkan replikan lele, belut, sayur- mayur dan buah-buahan supaya waspada terhadap hama.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya bangsa yang adiluhung SMA Negeri 5 Purworejo mengangkat budaya batik sebagai keunggulan lokal . Kemajuan Indonesia sangat dipengaruhi sejarah bangsanya. Menyadari hal tersebut SMA Negeri 5 Purworejo mengingatkan masyarakat untuk menghargai budaya bangsa. Replika candi yang ditampilkan oleh SMA Negeri 5 Purworejo merupakan bentuk penghargaan terhadap sejarah bangsa indonesia yang gilang gemilang. Banyak sekali siswa-siswa yang mengikuti karnaval ini. Bagian depan adalah Paskibra SMANLI yang mencerminkan kedisiplinan, diikuti oleh siswa-siswa penari caping dan ndolalak serta siswa-siswa yang berpakaian adat, Rute karnaval adalah Jalan Dr Setiyabudi depan rumah dinas bupati menuju panggung kehormatan di Jalan Proklamasi depan Kantor Bupati -Jalan Jenderal Urip Sumoharjo -Jalan Jend Sudirman-Jalan Mayjen Sutoyo. Lalu Jalan Kartini, Jalan Dewi Sartika – Jalan Veteran –Jalan KH Achmad Dahlan – Jalan Pahlawan dan berakhir di lapangan Garnizun Purworejo. Dan pada akhirnya SMANLI dapat meraih juara 2 dalam karnaval budaya, selamat !!!!!
berita
Jakarta - Kepolisian mengamankan seorang hacker yang meretas situs www.presidensby.info. Situs Presiden SBY ini sempat diusili oleh pelaku dengan meninggalkan identitas sebagai Jember Hacker.
"Sudah diamankan oleh Bareskrim Mabes Polri beberapa hari lalu," kata Kapolres Jember AKBP Jayadi kepada detikINET, Selasa (29/1/2013).
Jayadi mengatakan hacker bernama Wildan itu diamankan petugas di sebuah warnet di Jember. "Dia merupakan pengelola warnet tersebut," katanya.
Saat ditanya apakah ada pelaku lainnya yang masih diburu terkait kasus tersebut, Jayadi enggan menjelaskannya. "Informasi itu ditanya ke Mabes saja," elaknya.
Situs www.presidensby.info pada Rabu (9/1/2012), sempat dipermak peretas. Pelaku meninggalkan jejak dengan menuliskan diri sebagai Jember Hacker Team.
Namun menurut pelacakan yang dilakukan Id-SIRTII, lokasi IP Address dan DNS pelaku bukan dari Indonesia. Melainkan dari Texas, Amerika Serikat.
Memang, meski terlacak dari Negeri Paman Sam. Bisa saja pelaku juga masih orang Indonesia yang memalsukan IP-nya ke negara lain. Hal itu tentunya biasa dilakukan para peretas untuk mengaburkan jejak.
( nal / eno )
source : http://inet.detik.com/read/2013/01/29/110605/2154989/323/polisi-tangkap-peretas-situs-presiden-sby
Jayadi mengatakan hacker bernama Wildan itu diamankan petugas di sebuah warnet di Jember. "Dia merupakan pengelola warnet tersebut," katanya.
Saat ditanya apakah ada pelaku lainnya yang masih diburu terkait kasus tersebut, Jayadi enggan menjelaskannya. "Informasi itu ditanya ke Mabes saja," elaknya.
Situs www.presidensby.info pada Rabu (9/1/2012), sempat dipermak peretas. Pelaku meninggalkan jejak dengan menuliskan diri sebagai Jember Hacker Team.
Namun menurut pelacakan yang dilakukan Id-SIRTII, lokasi IP Address dan DNS pelaku bukan dari Indonesia. Melainkan dari Texas, Amerika Serikat.
Memang, meski terlacak dari Negeri Paman Sam. Bisa saja pelaku juga masih orang Indonesia yang memalsukan IP-nya ke negara lain. Hal itu tentunya biasa dilakukan para peretas untuk mengaburkan jejak.
( nal / eno )
source : http://inet.detik.com/read/2013/01/29/110605/2154989/323/polisi-tangkap-peretas-situs-presiden-sby
berita × Pramuka
Tanggal 22 September 2012 tepatnya hari Sabtu telah dilaksanakan outbond untuk alih golongan. Kegiatan alih golongan Pangkalan SMAN 5 Purworejo merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan bidang kesiswaan khususnya ekstrakulikuler pramuka.Kegiatan alih golongan dalam kepramukaan bertujuan mengukuhkan tingkatan dalam kepramukaan anggota pramuka Gugus Depan SMA NEGERI 5 Purworejo dari penggalang ke penegak. Selain itu juga sebagai ajang penempaan potensi untuk mengenal lingkungan alam sekitar dan sebagai media mempersiapkan diri melatih mental kemandirian dan kepribadian untuk membangun masyarakat sebagaimana tercantum dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.
Kegiatan alih golongan di mulai pukul 06.30. Dimulai dari upacara pembukaan yang dibuka oleh Ibu Nikmah Nurbaity, S.Pd, M.Pd. dan dilanjutkan outbond. Ada 6 pos, di pos pertama bertempat di depan sekolah, kakak-kakak DKP memberi soal-soal tentang pengetahuan umum. Pos ke-2, tepatnya di depan sebuah masjid yaitu menebak apa yang kami cium dari benda-benda yang disediakan yang telah dibungus.
Setelah kami melaksanakan tugas di pos 2, kami melanjutkan perjalanan menuju pos ke-3. Sungguh mengasyikkan, sebelum kami tepat berada di pos 3, kami dituntut menyeberangi Sungai Bogowonto dengan kaki telanjang. Setelah itu kami berada di pos 3 yang ada di tengah-tengah sawah. Kami mengerjakan tugas mengenai sandi. Di pos 4 yang ada di lapangan yang berada di antara sawah-sawah warga dan ada jurang di belakang lapangan. Kami harus praktek PBB.
Setelah beristirahat kami melanjutkan perjalanan ke pos 5. Perjalanan yang sangat jauh, kami melewati beberapa desa. Ternyata jalan yang kami tempuh sangat sulit. Kami harus berjalan naik karena banyak sekali jalan yang menanjak. Untuk mengobati rasa lelah kami bernyanyi-nyanyi kecil di sepanjang perjalanan. Tenaga kami sangat terkuras untuk menuju pos 5 ini. Dan akhirnya kami sampai di pos 5, walaupun lelah tapi kami tetap semangat. Di pos 5 ini kami harus merayap-rayap di bawah tali tanpa kami menyentuhnya dan kami juga harus melewati jaring laba-laba. Di pos 5 ini adik-adik penggalang di lantik oleh Kak Arwin dan Kak Supriyati untuk menjadi penegak. Semua adik-adik penggalang di suruh mengucapkan Dasa Darma,
Jarak dari pos 5 ke pos 6 cukup jauh . Sampai di pos 6 kami ditugaskan untuk menampilkan yel-yel penyemangat kami dan kami dapat melaksanakannya dengan baik.Lalu kami melewati jembatan gantung Tempuran Mas. Selanjutnya kami menyebrang jalan raya dan berjalan menuju sekolah. Betapa senangnya kami sampai di sekolah. Kami langsung shalat Dzuhur dan ganti baju olahraga untuk melaksanakan kegiatan lainnya. Sesi penutupan merupakan sesi pengumuman juara sangga
Kegiatan alih golongan yang diisi dengan hiking ke puncak bukit, memberi banyak pelajaran. Kami merasa senang dapat ikut serta dalam kegiatan tersebut. Karena dapat Menumbuhkan rasa kesetiakawanan, Gotong royong, Melatih kekompakan, Membentuk pribadi yang kuat dan mandiri, Cinta lingkungan dan tanah air.
Yang tak kalah penting dari kegiatan ini, akan menjadi seorang pramuka yang lebih bertanggung jawab karena telah mencapai tingkat yang lebih tinggi, yaitu PENEGAK. (Penegas 3)
berita × doel × redaksi
Paling awal, redaksi mengucapkan Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan energi lahiriyah dan bathiniyah, sehingga kami bisa me-rampung-kan project ini.
Gagasan ini sebenarnya sudah ada sejak setahun yang lalu. Waktu itu bahkan kita juga sudah punya domain sendiri yakni www.MajalahKreatifa.com, namun tidak berjalan lancar karena berbagai hal, diantaranya adalah jumlah redaksi Kreatifa yang sangat terbatas. Kemudian, project ini menggantung berbulan-bulan dan blog tidak update sama sekali.
Kemudian beberapa minggu yang lalu, saya mulai 'sangat sering' mengganggu Bu Nikmah Nurbaity lewat facebook, meminta dorongan agar majalah online yang sempat macet bisa dibangun ulang dan dibuat lebih baik lagi. Seperti halnya setahun yang lalu, beliau masih sangat mendukung. Hari demi hari kami ngobrol tentang konsep-konsep pengembangan majalah ini, dan setiap ngobrol itu pula saya mendapat dorongan.
Kebetulan, redaksi Kreatifa juga sudah mengalami regenerasi. Akhirnya saya bersama salah satu adik kelas saya pas SMA, Syamsul Ma'arif, ke sekolah lagi bertemu dengan redaksi Kreatifa yang baru. Disana kami mendapat sambutan yang baik dari pak Arwin dan pak Yasin , pembina majalah Kreatifa.
Lewat dua pertemuan singkat dengan redaksi yang baru, ditambah satu petemuan rahasia di Ben-Toe-Man he-he :P, akhirnya Majalah Kreatifa Online sukses dibangun, dan bisa diakses melalui www.KreatifaSmanli.com
Redaksi mengadopsi gaya detik.com, dan akan menampilkan banyak rubrik.
- Untuk kelas 3 sudah dilengkapi dengan rubrik info Ujian Nasional yang memuat jadwal ujian dan bank soal. Selain itu ada kolom SNMPTN, dilengkapi dengan tanggal-tanggal penting dan syarat penerimaan hingga call center kampus-kampus terbaik.
- Siswa, Alumni atau Guru bisa menyumbangkan karyanya dengan mengirim email ke redaksi@kreatifasmanli.com. Manfaatkan juga rubrik citizen journalism, untuk berbagi berita atau foto trend di sekitar kita. Artikel yang dikirim bebas, mulai dari puisi, info wisata, info kampus, seminar, komunitas, pengalaman KKN, pengalaman lucu di SMA dll.
- Insya Alloh, versi cetak tetap akan beredar dan dimuat juga di majalah online ini dalam bentuk e-paper.
- Untuk mengirim salam cukup n-wit dengan hashtag #TIFASMANLI(spasi)salamkamu, dan akan otomatis muncul di gagdet majalah kreatifa online.
- Gabung grup Kreatifa di Facebook: http://www.facebook.com/groups/tifasmanli/
dan follow twitter@tifasmanli
Mari memberikan sumbangsih yang hebat untuk sekolah kita tercinta. Mari menulis....
Gagasan ini sebenarnya sudah ada sejak setahun yang lalu. Waktu itu bahkan kita juga sudah punya domain sendiri yakni www.MajalahKreatifa.com, namun tidak berjalan lancar karena berbagai hal, diantaranya adalah jumlah redaksi Kreatifa yang sangat terbatas. Kemudian, project ini menggantung berbulan-bulan dan blog tidak update sama sekali.
Kemudian beberapa minggu yang lalu, saya mulai 'sangat sering' mengganggu Bu Nikmah Nurbaity lewat facebook, meminta dorongan agar majalah online yang sempat macet bisa dibangun ulang dan dibuat lebih baik lagi. Seperti halnya setahun yang lalu, beliau masih sangat mendukung. Hari demi hari kami ngobrol tentang konsep-konsep pengembangan majalah ini, dan setiap ngobrol itu pula saya mendapat dorongan.Kebetulan, redaksi Kreatifa juga sudah mengalami regenerasi. Akhirnya saya bersama salah satu adik kelas saya pas SMA, Syamsul Ma'arif, ke sekolah lagi bertemu dengan redaksi Kreatifa yang baru. Disana kami mendapat sambutan yang baik dari pak Arwin dan pak Yasin , pembina majalah Kreatifa.
Lewat dua pertemuan singkat dengan redaksi yang baru, ditambah satu petemuan rahasia di Ben-Toe-Man he-he :P, akhirnya Majalah Kreatifa Online sukses dibangun, dan bisa diakses melalui www.KreatifaSmanli.com
Redaksi mengadopsi gaya detik.com, dan akan menampilkan banyak rubrik.
- Untuk kelas 3 sudah dilengkapi dengan rubrik info Ujian Nasional yang memuat jadwal ujian dan bank soal. Selain itu ada kolom SNMPTN, dilengkapi dengan tanggal-tanggal penting dan syarat penerimaan hingga call center kampus-kampus terbaik.
- Siswa, Alumni atau Guru bisa menyumbangkan karyanya dengan mengirim email ke redaksi@kreatifasmanli.com. Manfaatkan juga rubrik citizen journalism, untuk berbagi berita atau foto trend di sekitar kita. Artikel yang dikirim bebas, mulai dari puisi, info wisata, info kampus, seminar, komunitas, pengalaman KKN, pengalaman lucu di SMA dll.
- Insya Alloh, versi cetak tetap akan beredar dan dimuat juga di majalah online ini dalam bentuk e-paper.
- Untuk mengirim salam cukup n-wit dengan hashtag #TIFASMANLI(spasi)salamkamu, dan akan otomatis muncul di gagdet majalah kreatifa online.
- Gabung grup Kreatifa di Facebook: http://www.facebook.com/groups/tifasmanli/
dan follow twitter
Mari memberikan sumbangsih yang hebat untuk sekolah kita tercinta. Mari menulis....
Salam,
Redaksi
redaksi@kreatifasmanli.com
thxto: Bu Nikmah Kepala Sekola SMA Negeri 5 Purworejo, Pak Arwin, Pak Yasin, Pak Tunung yang super dukung, Intan ketua Kreatifa yang super semangat dan seluruh redaksi, juga semua alumni yang support luar biasa...
berita × info
Kemarin SMAN 5 kedatangan motivator ternama lho, namanya Yuli Kuspartono, ni aku kasih fbnya deh, namanya Mas Yulee.
Dia motivator cukup ternama, ya bisa dibilang satu tim dengan Mario Teguh dan Hariwangsa. Walau dia bekerja di BSI, tapi dia sudah menyambet rekor muri sebagai trainer dengan jumlah peserta terbanyak, yaitu 10.000 orang. Dia sering disebut Mas Yuli.
Mas Yuli katanya masih pertama kali ke Purworejo dan langsung memilih SMAN 5 Purworejo sebagai sasarannya, betapa bukan mainnya? katanya sih dibayar 10jt sama BSI, wahh.
Dia motivator cukup ternama, ya bisa dibilang satu tim dengan Mario Teguh dan Hariwangsa. Walau dia bekerja di BSI, tapi dia sudah menyambet rekor muri sebagai trainer dengan jumlah peserta terbanyak, yaitu 10.000 orang. Dia sering disebut Mas Yuli.
Mas Yuli katanya masih pertama kali ke Purworejo dan langsung memilih SMAN 5 Purworejo sebagai sasarannya, betapa bukan mainnya? katanya sih dibayar 10jt sama BSI, wahh.
Dalam rangka memberi motivasi kepada kakak-kakak kelas 12 SMAN 5, dia telah membuat SMAN 5 banjir tangisan. Dengan berbekal orasinya yang membuat hati kita pontang-panting, dia bisa membuat kakak-kakak kelas 12 jadi tambah semangat belajar.
Sekian ulasan singkat mengenai motivator handal datang ke SMAN 5 Purworejo. Semoga semuanya semakin termotivasi dan dapat hasil yang maksimal.
berita
Hingga hari ini, metor yang jatuh di Rusia telah melukai setidaknya 1.200 orang.Sepakat dengan Badan Antariksa Amerika (NASA), Badan Antariksa Eropa (ESA) menyebut jika meteor Rusia merupakan objek terbesar dalam kurun waktu 100 tahun terakhir.
Peristiwa pada Jumat (15/02/13) pagi mungkin tak akan terlupakan bagi warga di wilayah Chelyabinks, dekat Pegunungan Ural, Rusia. Benda-benda yang terlihat seperti batu-batu terbakar berjatuhan dari langit sepanjang ratusan kilometer.
Menurut Vladimir Basmannikov dokter bedah rumah sakit lokal setempat, korban alami luka akibat serpihan pecahan kaca yang berterbangan. Ia mengobati 60 – 7- korban. Namun angka ini terus bertambah.
“Empat orang dalam kondisi kritis namun sejauh ini belum ada laporan korban jiwa yang saya terima,” ujarnya.
Sementara itu NASA berpendapat jika meteor yang terjun bebas di Rusia tak ada kaitannya dengan Asteroid 2012 DA14 yang sedang melintas dekat orbit bumi pada keesokan harinya.
“Meteor itu (Rusia) dikenal dengan istilah bolide, miiki estimasi jejak serta waktu yang tidak pas dengan Asteroid 2012 DA14,” ujar Yeomans dari NASA.
ESA memerkirakan meteor tersebut berdiameter 15 meter dan berbobot 7 ribu ton. Ketika pada ketinggan 20 – 25 km di atas permukaan bumi, meteor tersebut meledak dan bobotnya terpecah.
Lantas mengapa meteor ini tidak terdeteksi sebelumnya? NASA berpandangan akibat ukurannya yang terlalu ‘kecil’. Bisa terdeteksi namun sulit.
“Meteor tersebut samar dan sulit terdeteksi. Tidak mustahil, tetapi sukar,” terang NASA.
Peristiwa pada Jumat (15/02/13) pagi mungkin tak akan terlupakan bagi warga di wilayah Chelyabinks, dekat Pegunungan Ural, Rusia. Benda-benda yang terlihat seperti batu-batu terbakar berjatuhan dari langit sepanjang ratusan kilometer.
Menurut Vladimir Basmannikov dokter bedah rumah sakit lokal setempat, korban alami luka akibat serpihan pecahan kaca yang berterbangan. Ia mengobati 60 – 7- korban. Namun angka ini terus bertambah.
“Empat orang dalam kondisi kritis namun sejauh ini belum ada laporan korban jiwa yang saya terima,” ujarnya.
Sementara itu NASA berpendapat jika meteor yang terjun bebas di Rusia tak ada kaitannya dengan Asteroid 2012 DA14 yang sedang melintas dekat orbit bumi pada keesokan harinya.
“Meteor itu (Rusia) dikenal dengan istilah bolide, miiki estimasi jejak serta waktu yang tidak pas dengan Asteroid 2012 DA14,” ujar Yeomans dari NASA.
ESA memerkirakan meteor tersebut berdiameter 15 meter dan berbobot 7 ribu ton. Ketika pada ketinggan 20 – 25 km di atas permukaan bumi, meteor tersebut meledak dan bobotnya terpecah.
Lantas mengapa meteor ini tidak terdeteksi sebelumnya? NASA berpandangan akibat ukurannya yang terlalu ‘kecil’. Bisa terdeteksi namun sulit.
“Meteor tersebut samar dan sulit terdeteksi. Tidak mustahil, tetapi sukar,” terang NASA.
beasiswa × berita
Kemdikbud.go.id --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terus berkomitmen
menyediakan akses pendidikan bagi siswa dan mahasiswa miskin, dalam
bentuk pemberian beasiswa. Pada tahun 2012, total anggaran yang
disediakan untuk beasiswa bagi siswa dan mahasiswa miskin sebesar Rp.
3,99 triliun, sedangkan untuk tahun 2013 akan ditingkatkan menjadi Rp.
4,59 triliun. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
(Mendikbud) Mohammad Nuh dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2012, di
Kantor Kemdikbud Jakarta, Jumat (28/12) kemarin.
"Dengan anggaran yang meningkat, tentu saja jumlah
penerimanya akan meningkat," ujar Mendikbud. Jumlah penerima Beasiswa
Bidikmisi yaitu beasiswa kuliah S1 bagi mahasiswa miskin, akan
ditingkatkan. Jika tahun 2012 ini penerima Bidikmisi berjumlah 92 ribu
mahasiswa, tahun 2013 akan dialokasikan untuk 150 ribu mahasiswa.
Selain itu dari segi tata kelola penyaluran
beasiswa untuk siswa miskin juga akan diperbaiki. Menteri Nuh
menjelaskan bahwa Kemdikbud akan memperbaiki mekanisme penyaluran
Bantuan Siswa Miskin melalui penyaluran langsung dari Kementerian ke
rekening siswa penerima.
Dalam kesempatan tersebut Mendikbud juga
mengungkapkan kegembiraannya, bahwa indeks prestasi mahasiswa penerima
Bidikmisi cukup memuaskan. "Sebanyak 81 % dari total penerima Bidikmisi,
indeks prestasi kumulatif (IPK)-nya lebih dari 2,75," ujar mantan
Rektor ITS tersebut. Selain itu ada beberapa mahasiswa Bidikmisi yang
sampai semester ke-3, memiliki IPK 4. "Ini membuktikan bahwa anak-anak
miskin jika diberi kesempatan, mampu berprestasi," ujar Menteri Nuh.
(NW)
berita
Kemdikbud.go.id — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki cara unik
untuk menuntaskan buta aksara. Kegiatan mengajar yang selama ini diampu
oleh para tutor masih dianggap kurang afdol. Pasalnya, masyarakat lebih
meyakini jika yang mengajar adalah guru.
Melihat hal ini, Pemprov NTB tidak tinggal diam.
Para guru pun kemudian dilibatkan secara aktif untuk mengentaskan buta
aksara. Agar mau mengajar, mereka diiming-imingi sejumlah hadiah. Bukan
berupa uang, lalu apa ?
Wakil Gubernur NTB Badrul Munir mengatakan, para
guru di Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu diberikan beban untuk
membebaskan sejumlah penyandang buta aksara. Jika berhasil, mereka akan
mendapatkan angka kredit untuk kenaikan pangkat. “Masyarakat lebih yakin
dengan melibatkan guru,” katanya pada rangkaian kunjungan Mendikbud
M.Nuh meresmikan rumah pintar di Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Kamis
(24/1).
Jumlah penyandang buta aksara di NTB sebanyak 36
ribu atau 0,3 persen terdapat di Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten
Lombok Tengah. Adapun angka putus sekolah pada 2008 jenjang pendidikan
dasar mencapai 1,9 persen.
Badrul mengatakan, guna mengentaskan buta aksara
di Kabupaten Lombok Timur, dilakukan dengan melibatkan pegawai negeri
sipil (PNS). Bagi mereka yang ingin naik pangkat secara reguler
diwajibkan membantu menuntaskan buta aksara. “Upaya inovatif dan kreatif
ini merupakan komitmen untuk menghilangkan tumor pendidikan yaitu buta
aksara,” katanya.(ASW)
berita
Kemdikbud.go.id --- Kampus Institut Sepuluh November (ITS) Surabaya kembali mengukir
prestasi. Kali ini, para sivitas akademika ITS mempersembahkan karya
fenomenal mobil listrik jenis 4-Seater Electric City Car yang secara resmi diluncurkan oleh Mendikbud, Mohammad Nuh, Sabtu (26/1).
Bertempat di halaman Gedung Rektorat ITS, mantan
rektor ITS ini juga diberi kepercayaan untuk memberikan nama terhadap
mobil listrik yang menjadi ikon baru kampus teknologi di Surabaya ini.
Setelah menyampaikan apresiasinya terhadap lahirnya mobil listrik karya
ITS ini, Nuh pun akhirnya menetapkan nama untuk mobil listrik tersebut
adalah EC (baca: easy yang berarti mudah --red) ITS 1.0. Kata
ITS 1.0 mengartikan bahwa mobil listrik ini karya anak ITS versi
pertama. Nuh juga diberi kesempatan untuk memasangkan logo mobil di
bagian depan.
Lahirnya EC-ITS 1.0, kata Mendikbud menjadi awal
yang bagus untuk perkembangan mobil listrik di Indonesia. Pasalnya, saat
ini pemerintah sedang mengembangkan proyek Mobil Listrik Nasional
(Molinas) yang digawangi oleh lima perguruan tinggi nasional. Mereka
adalah ITS, ITB, UGM, UI dan UNS.
Rektor ITS, Prof Dr Ir Tri Yogi Yuwono DEA
menambahkan, munculnya mobil listrik ini juga menjadi bukti bahwa
insinyur-insinyur muda Indonesia sangat berkualitas. Mereka hanya perlu
diberi kesempatan lebih untuk menunjukkan kemampuan mereka yang
sebenarnya. “Saya percaya para insinyur muda akan mampu memajukan bangsa
Indonesia ini,” tegas dosen Jurusan Teknik Mesin tersebut.
Untuk komponen utama dari EC-ITS 1.0 sendiri
hampir seluruhnya buatan anak ITS. Mulai dari sistem penggerak,
platform, body design, hingga sistem kontrol. Hanya baterai dan motor
saja yang terpaksa harus beli karena penelitian yang dilakukan masih
belum selesai. “Nantinya seluruh komponen mobil ini murni dari ITS,”
jelas Dr Muhammad Nur Yuniarto, dosen pembimbing yang juga inisiator
proyek mobil listrik ITS ini.
Pada kesempatan ini, Nuh juga berpesan, agar ITS
tidak hanya melakukan penelitian untuk mengembangkan mobil ini. Namun,
pemberian edukasi kepada masyarakat juga perlu dilakukan nantinya. “Jika
masyarakat dan kampus mampu bersinergi, bangsa Indonesia pasti bisa
maju,” ucapnya. (kem)















