Tampilkan postingan dengan label Artikel Guru. Tampilkan semua postingan
Artikel Guru
(Oleh Giyono,S.Pd)
Stres dapat dicegah dan dikelola. Ada beberapa langkah agar seseorang dapat mengelola stress:
yaitu dengan cara sbb:
1. Rencanakan masa depanmu dengan lebih baik.
Belajarlah hidup dengan tertib dan teratur. Dahulukan mana yang lebih penting dan mana yang dapat ditunda. Gunakan waktu sebaik-baiknya. Jia ada tugas, selesaikan tugas itu. Jika ada rencana penuhi rencana itu. Tugas yang tidask selesai mrnimbulkan stress.
2. Hindarkan membuat beberapa rencana besar sekaligus.
Setiap perubahan menimbulkan stress. Pindah rumah, pindah pekerjaan, pindah sekolah merupakan perubahan besar yang menimbulkan stress. Jangan membuat beberapa perubahan besar sekaligus. Beri waktu untuk menyesuaikan diri pada setiap perubahan.
3.Terimalah dirimu apa adanya Setiap orang memiliki kelemahan dan kelebihan.
Terimalah hal-hal yang tidak dapat diubah.seperti wajah, tinggi badan jerawat dan sebagainya. Belajarlah menerima dirimu apa adanya, dan bersyukurlah.
4. Terimalah lingkunganmu sebagaimana adanya
Jika lingkunganmu tidak sesuai dengan harapan, usahakan untuk mengubahnya. Terimalah apa yang tidak dapat dirubah.
5.Berbuatlah sesuai dengan kemampuan dan minatmu
Pilihlah jurusan atau pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan.Jangan berharap sesuatu yang tidak mungkin. Tetapkan sasaran hidupmu yang mudah dijangkau. Terimalah kenyataan.
6.Buatlah keputusan yang bijaksana
Sebelum membuat keputusan, carilah keterangan selengkapnya. Berfikirlah tenang. Jangan mudah terpengaruh oleh perasaan. Pertimbangkan segala perbaikan dan keburukan dari setiap keputusan. Ajaklah berunding orang-orang yang terlibat dalam pengambilan keputusan, atau mintalah nasehat.
7.Berfikirlah secara positif
auhkan perasaan atau pikiran yang negatif tentang seseorang atau tentang suatu hal. Kenalilah penyebab perasaan atau fikiran yang negatif itu. Atasilah hal itu. Jangan membesar besarkan masalah. Jangan mudah menyalahkan orang lain atau keadaan.
8. Bicarakan persoalanmu dengan orang lain
Jangan menanggung sendiri beban atau persoalan dan kecemasanmu.Lebih baik membicarakan nya dengan orang lain yang kau percayai (orang tua, sahabat, guru, pemukan agama dll).
9.Peliharalah kesehatanmu
Kesehatan buruk menyebabkan stress. Sakit dan keletihan menyebabkan kurang mampu bekerja atau berfikir dengan baik. Oleh karena itu, peliharalah kesehatan tubuh. Makan dan tidur dengan cukup, berolah raga secara teratur, dan jangan merokok.
10.Binalah persahabatan
Setiap orang memerlukan sahabat untuk mengobrol, tertawa bersama, saling berkunjung, pergi bersama atau bahkan menolong.Memikiki sahabat membuat kita merasa santai dan dapat menghilangkan atau mengurangi stress. Hargailah orang lain dan bersabarlah terhadap kesalahan atau kelemahan mereka. Perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Jangan menuntut. Belajarlah bekerja sama, membagi suka duka dan berkorban untuk kepentingan orang lain. Jika menerima orang lain apa adanya, merekapun pasti menerima anda apa adanya.
11.Luangkan waktu untuk diri sendiri
Jika merasa tegang dan letih, beristirahatlah. Adakan perubahan jadwal rutinmu. Berliburlah pada akhir pekan dan nikmatilah pemandangan yang indah. Lakukan hobimu atau hal lain yang kamu sukai, seperti berkebun, lari pagi, atau mengumpulkan perangko, memancing,dll.
12.Lakukan relaksasi.
Relaksasi akan mengendorkan otot-otot akibat stress. Latihlah selama 10-15 menit setiap hari. Setelah latihan beberapa minggu, kamu akan lebih mudah menjadi rileks setiap kali menghendakinya.
------ SELAMAT MENCOBA -------
(Buku Sumber:Martono, Lidya Harlina,dan Satya Joewana, 2006. Menangkal Narkoba dan Kekerasan.Jakarta : Balai Pustaka.)
1. Rencanakan masa depanmu dengan lebih baik.
Belajarlah hidup dengan tertib dan teratur. Dahulukan mana yang lebih penting dan mana yang dapat ditunda. Gunakan waktu sebaik-baiknya. Jia ada tugas, selesaikan tugas itu. Jika ada rencana penuhi rencana itu. Tugas yang tidask selesai mrnimbulkan stress.
2. Hindarkan membuat beberapa rencana besar sekaligus.
Setiap perubahan menimbulkan stress. Pindah rumah, pindah pekerjaan, pindah sekolah merupakan perubahan besar yang menimbulkan stress. Jangan membuat beberapa perubahan besar sekaligus. Beri waktu untuk menyesuaikan diri pada setiap perubahan.
3.Terimalah dirimu apa adanya Setiap orang memiliki kelemahan dan kelebihan.
Terimalah hal-hal yang tidak dapat diubah.seperti wajah, tinggi badan jerawat dan sebagainya. Belajarlah menerima dirimu apa adanya, dan bersyukurlah.
4. Terimalah lingkunganmu sebagaimana adanya
Jika lingkunganmu tidak sesuai dengan harapan, usahakan untuk mengubahnya. Terimalah apa yang tidak dapat dirubah.
5.Berbuatlah sesuai dengan kemampuan dan minatmu
Pilihlah jurusan atau pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan.Jangan berharap sesuatu yang tidak mungkin. Tetapkan sasaran hidupmu yang mudah dijangkau. Terimalah kenyataan.
6.Buatlah keputusan yang bijaksana
Sebelum membuat keputusan, carilah keterangan selengkapnya. Berfikirlah tenang. Jangan mudah terpengaruh oleh perasaan. Pertimbangkan segala perbaikan dan keburukan dari setiap keputusan. Ajaklah berunding orang-orang yang terlibat dalam pengambilan keputusan, atau mintalah nasehat.
7.Berfikirlah secara positif
auhkan perasaan atau pikiran yang negatif tentang seseorang atau tentang suatu hal. Kenalilah penyebab perasaan atau fikiran yang negatif itu. Atasilah hal itu. Jangan membesar besarkan masalah. Jangan mudah menyalahkan orang lain atau keadaan.
8. Bicarakan persoalanmu dengan orang lain
Jangan menanggung sendiri beban atau persoalan dan kecemasanmu.Lebih baik membicarakan nya dengan orang lain yang kau percayai (orang tua, sahabat, guru, pemukan agama dll).
9.Peliharalah kesehatanmu
Kesehatan buruk menyebabkan stress. Sakit dan keletihan menyebabkan kurang mampu bekerja atau berfikir dengan baik. Oleh karena itu, peliharalah kesehatan tubuh. Makan dan tidur dengan cukup, berolah raga secara teratur, dan jangan merokok.
10.Binalah persahabatan
Setiap orang memerlukan sahabat untuk mengobrol, tertawa bersama, saling berkunjung, pergi bersama atau bahkan menolong.Memikiki sahabat membuat kita merasa santai dan dapat menghilangkan atau mengurangi stress. Hargailah orang lain dan bersabarlah terhadap kesalahan atau kelemahan mereka. Perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Jangan menuntut. Belajarlah bekerja sama, membagi suka duka dan berkorban untuk kepentingan orang lain. Jika menerima orang lain apa adanya, merekapun pasti menerima anda apa adanya.
11.Luangkan waktu untuk diri sendiri
Jika merasa tegang dan letih, beristirahatlah. Adakan perubahan jadwal rutinmu. Berliburlah pada akhir pekan dan nikmatilah pemandangan yang indah. Lakukan hobimu atau hal lain yang kamu sukai, seperti berkebun, lari pagi, atau mengumpulkan perangko, memancing,dll.
12.Lakukan relaksasi.
Relaksasi akan mengendorkan otot-otot akibat stress. Latihlah selama 10-15 menit setiap hari. Setelah latihan beberapa minggu, kamu akan lebih mudah menjadi rileks setiap kali menghendakinya.
------ SELAMAT MENCOBA -------
(Buku Sumber:Martono, Lidya Harlina,dan Satya Joewana, 2006. Menangkal Narkoba dan Kekerasan.Jakarta : Balai Pustaka.)
Artikel Guru × profilguru
Do you know what? Sosok ini sudah mulai menjadi pengajar sejak kuliah. Jadi, bisa dikatakan learning by doing, belajar sambil bekerja. Wah, berarti sudah mandiri sejak kuliah. Emang benar, Pak Heru, guru Bahasa Inggris yang smart and handsome ini pernah mengelola kursus Bahasa Inggris untuk mahasiswa di UNY, jadi mahasiswa mengajar mahasiswa.
Beliau lahir di Klaten 44 tahun silam. Setelah lulus SMA Klaten, beliau masuk kuliah di IKIP Yogyakarta (UNY) pada tahun 1988. Sewaktu kuliah beliau mendapat beasiswa dari pemerintah yang tentu saja tak lepas dari prestasi, antara lain pernah menjadi Juara 3 Lomba Essay Writing Competition Tingkat Nasional, waw..! By the way, kok bisa kuliah sambil bekerja. Kata beliau semua itu tergantung dari semangat kerja keras yang diimbangi dengan pengaturan waktu, makanya motto beliau Life is a journey, hidup adalah perjalanan. Sesuatu yang bisa dimaknai dari motto tersebut adalah bahwa hidup itu perjalanan menelusuri sang waktu. Kita harus menggunakan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.
Pada tahun terakhir kuliah beliau sempat mengajar di SMA Kolombo dan SD Teladan Yogyakarta. Setelah lulus kuliah tahun 1994, pada awal tahun 1995 beliau mendapat tugas menjadi guru di SMA Sawah Lunto, Padang, Sumatera Barat. Ya memang berat hati meninggalkan orang-orang yang dicintai, keluarga dan apalagi pacar yang sekarang menjadi pendamping hidup, tapi karena itu tugas dari pemerintah harus dilaksanakan. Di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung peribahasa inilah yang beliau pakai selama di negeri orang. Dengan demikian kita bisa adaptasi dan bergaul dengan nyaman di daerah atau negeri orang lain. Awal tahun 2002 beliau pindah ke sekolah tercinta ini karena kekuatan cinta kepada istri dan putra-putranya yang berdomisili di Purworejo.
Siswa yang pernah diajar di kelas beliau mengatakan kalau Pak Heru itu Bahasa Inggrisnya Inggris bangeeeet karena accent dan lafalnya seperti orang Inggris fasih banget, tapi jangan GR ya Pak. Karena fasih berbahasa Inggris itu kerapkali Pak Heru diminta membuat soal dan rekaman listening untuk Ulangan Semester tingkat Kabupaten. Pernah mengajar di Primagama dan AKBID Purworejo, sekarang beliau tinggal di Berjan, kota santrinya Purworejo.
Untuk meningkatkan keilmuan dan kompetensi beliau sekarang studi lanjut dan sedang menyelesaikan tesis S 2 Bahasa Inggris UAD mengikuti jejak Ibu Nikmah yang juga alumni perguruan tinggi tersebut. Sejak tahun 2008 Pak Heru mendapat tugas tambahan sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Humas. Terbuka kesempatan bagi pembaca Kreatifa untuk konsultasi tentang Bahasa Inggris, misal: ingin sms dan nembak cewek, apalagi ngegombalin pakai Bahasa Inggris. Wow, it’s cool. (Reporter: Tika Jati, Rani, Icha)
Beliau lahir di Klaten 44 tahun silam. Setelah lulus SMA Klaten, beliau masuk kuliah di IKIP Yogyakarta (UNY) pada tahun 1988. Sewaktu kuliah beliau mendapat beasiswa dari pemerintah yang tentu saja tak lepas dari prestasi, antara lain pernah menjadi Juara 3 Lomba Essay Writing Competition Tingkat Nasional, waw..! By the way, kok bisa kuliah sambil bekerja. Kata beliau semua itu tergantung dari semangat kerja keras yang diimbangi dengan pengaturan waktu, makanya motto beliau Life is a journey, hidup adalah perjalanan. Sesuatu yang bisa dimaknai dari motto tersebut adalah bahwa hidup itu perjalanan menelusuri sang waktu. Kita harus menggunakan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.
Pada tahun terakhir kuliah beliau sempat mengajar di SMA Kolombo dan SD Teladan Yogyakarta. Setelah lulus kuliah tahun 1994, pada awal tahun 1995 beliau mendapat tugas menjadi guru di SMA Sawah Lunto, Padang, Sumatera Barat. Ya memang berat hati meninggalkan orang-orang yang dicintai, keluarga dan apalagi pacar yang sekarang menjadi pendamping hidup, tapi karena itu tugas dari pemerintah harus dilaksanakan. Di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung peribahasa inilah yang beliau pakai selama di negeri orang. Dengan demikian kita bisa adaptasi dan bergaul dengan nyaman di daerah atau negeri orang lain. Awal tahun 2002 beliau pindah ke sekolah tercinta ini karena kekuatan cinta kepada istri dan putra-putranya yang berdomisili di Purworejo.
Siswa yang pernah diajar di kelas beliau mengatakan kalau Pak Heru itu Bahasa Inggrisnya Inggris bangeeeet karena accent dan lafalnya seperti orang Inggris fasih banget, tapi jangan GR ya Pak. Karena fasih berbahasa Inggris itu kerapkali Pak Heru diminta membuat soal dan rekaman listening untuk Ulangan Semester tingkat Kabupaten. Pernah mengajar di Primagama dan AKBID Purworejo, sekarang beliau tinggal di Berjan, kota santrinya Purworejo.
Untuk meningkatkan keilmuan dan kompetensi beliau sekarang studi lanjut dan sedang menyelesaikan tesis S 2 Bahasa Inggris UAD mengikuti jejak Ibu Nikmah yang juga alumni perguruan tinggi tersebut. Sejak tahun 2008 Pak Heru mendapat tugas tambahan sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Humas. Terbuka kesempatan bagi pembaca Kreatifa untuk konsultasi tentang Bahasa Inggris, misal: ingin sms dan nembak cewek, apalagi ngegombalin pakai Bahasa Inggris. Wow, it’s cool. (Reporter: Tika Jati, Rani, Icha)
Artikel Guru × kolom × renungan
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, anak perempuan yang sedang bekerja diperantauan, anak perempuan yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, anak perempuan yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..akan sering merasa kangen sekali dengan ibunya.
Lalu bagaimana dengan Ayah?
Mungkin karena ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata ayah-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil…… Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Ayah mengganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu… Kemudian Ibu bilang : “Jangan dulu Ayah, jangan dilepas dulu roda bantunya” Ibu takut putri manisnya terjatuh lalu terluka…. Tapi sadarkah kamu? Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Ibu menatapmu iba.. Tetapi Ayah akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang” Tahukah kamu, Ayah melakukan itu karena Ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi? Saat kamu sakit pilek, Ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : “Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”. Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja… Kamu mulai menuntut pada Ayah untuk dapat izin keluar malam, dan Ayah bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”. Tahukah kamu, bahwa Ayah melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga.. Setelah itu kamu marah pada Ayah, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu… Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Ibu…. Tahukah kamu, bahwa saat itu Ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Ayah akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’) Ayah sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati Ayah merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir… Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut… Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Ayah akan mengeras dan Ayah memarahimu.. . Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Ayah akan segera datang? “Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Ayah”
Setelah lulus SMA, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Sarjana. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Ayah itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti… Tapi toh Ayah tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Ayah.. Ketika kamu menjadi gadis dewasa…..Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain… Ayah harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Ayah terasa kaku untuk memelukmu? Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. . Padahal Ayah ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat. Yang Ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.
Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa. Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Ayah. Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…. Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : “Tidak….. Tidak bisa!” Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Ayah belikan untukmu”. Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum? Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Ayah untuk mengambilmu darinya. Ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Ayah tahu…… Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti. Dan akhirnya…. Saat Ayah melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia….. Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Ayah pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis? Ayah menangis karena sangat berbahagia, kemudian Ayah berdoa….. Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata: “Ya Allah, ya Tuhanku …..Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita dewasa yang cantik…. Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”
Setelah itu Ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk… Ayah telah menyelesaikan tugasnya menjagamu ….. Ayah, Bapak, atau Abah kita…Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat… Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis… Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. . Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..
Catatan Redaksi:
Terima kasih Pak Heru, tulisannya ngenaaaa :{ #meweeek
Lalu bagaimana dengan Ayah?
Mungkin karena ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata ayah-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil…… Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Ayah mengganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu… Kemudian Ibu bilang : “Jangan dulu Ayah, jangan dilepas dulu roda bantunya” Ibu takut putri manisnya terjatuh lalu terluka…. Tapi sadarkah kamu? Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Ibu menatapmu iba.. Tetapi Ayah akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang” Tahukah kamu, Ayah melakukan itu karena Ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi? Saat kamu sakit pilek, Ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : “Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”. Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja… Kamu mulai menuntut pada Ayah untuk dapat izin keluar malam, dan Ayah bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”. Tahukah kamu, bahwa Ayah melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga.. Setelah itu kamu marah pada Ayah, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu… Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Ibu…. Tahukah kamu, bahwa saat itu Ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Ayah akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’) Ayah sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati Ayah merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir… Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut… Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Ayah akan mengeras dan Ayah memarahimu.. . Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Ayah akan segera datang? “Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Ayah”
Setelah lulus SMA, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Sarjana. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Ayah itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti… Tapi toh Ayah tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Ayah.. Ketika kamu menjadi gadis dewasa…..Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain… Ayah harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Ayah terasa kaku untuk memelukmu? Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. . Padahal Ayah ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat. Yang Ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.
Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa. Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Ayah. Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…. Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : “Tidak….. Tidak bisa!” Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Ayah belikan untukmu”. Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum? Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Ayah untuk mengambilmu darinya. Ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Ayah tahu…… Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti. Dan akhirnya…. Saat Ayah melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia….. Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Ayah pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis? Ayah menangis karena sangat berbahagia, kemudian Ayah berdoa….. Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata: “Ya Allah, ya Tuhanku …..Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita dewasa yang cantik…. Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”
Setelah itu Ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk… Ayah telah menyelesaikan tugasnya menjagamu ….. Ayah, Bapak, atau Abah kita…Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat… Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis… Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. . Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..
Catatan Redaksi:
Terima kasih Pak Heru, tulisannya ngenaaaa :{ #meweeek
Artikel Guru × Bu Nikmah
Salam Kreatifa...
Alhamdulillah kita semua diberi kesehatan dan keselamatan sehingga kita bisa memasuki akhir tahun 2012. pada akhir tahun 2012 ini mari kita lihat kembali perjalanan kita selama satu tahun, dari bulan Januari sampai Desember. kita lakukan refleksi, melihat kembali dan mencermati langkah-langkah kita, hal-hal yang telah kita lakukan dan harapan serta target yang telah kita capai. sudahkah kita lakukan usaha maksimal untuk mencapai target-target kita? Atau kita belum berusaha maksimal dan baru melakukan sedikit usaha?
Selama paruh ke dua tahun 2012 atau semester 1 tahun ajaran 2012/2013 SMA Negeri 5 Purworejo telah meraih banyak prestasi. Kejuaraan yang diraih siswa-siswa SMA Negeri 5 Purworejo semakin membanggakan. Juara teknologi tepat guna, juara MC Bahasa Jawa, Juara story telling bahasa Inggris, Juara geguritan dan juara menulis Cerpen Tingkat Jateng. Kegiatan-kegiatan akademis dan non akademis semakin banyak dilakukan seperti kunjungan ke Malaysia, kunjungan ke sekolah Internasional di Salatiga, pelatihan motivasi, classmeeting, menulis surat untuk guru dll.
Kegiatan peningkatan prestasi hasil belajar siswa dilakukan dengan pemberian reward untuk siswa siswa berprestasi, pelaksanaan pengayaan dan try out untuk kelas XII. Kegiatan ekstra untuk memberi bekal keterampilan dan pengembangan diri dilaksanakan dengan baik.
Yang tidak kalah pentingnya, terima kasih untuk Tim Redaksi Kreatifa yang telah bekerja keras menyelesaikan edisi kali ini. Terima kasih untuk ide ide dan gagasannya untuk naskah naskahnya dan untuk semangatnya sehingga Kreatifa dapat terbit pada waktunya.
Selamat dan sukses selalu.
Salam
Nikmah Nurbaity
Alhamdulillah kita semua diberi kesehatan dan keselamatan sehingga kita bisa memasuki akhir tahun 2012. pada akhir tahun 2012 ini mari kita lihat kembali perjalanan kita selama satu tahun, dari bulan Januari sampai Desember. kita lakukan refleksi, melihat kembali dan mencermati langkah-langkah kita, hal-hal yang telah kita lakukan dan harapan serta target yang telah kita capai. sudahkah kita lakukan usaha maksimal untuk mencapai target-target kita? Atau kita belum berusaha maksimal dan baru melakukan sedikit usaha?
Kegiatan peningkatan prestasi hasil belajar siswa dilakukan dengan pemberian reward untuk siswa siswa berprestasi, pelaksanaan pengayaan dan try out untuk kelas XII. Kegiatan ekstra untuk memberi bekal keterampilan dan pengembangan diri dilaksanakan dengan baik.
Yang tidak kalah pentingnya, terima kasih untuk Tim Redaksi Kreatifa yang telah bekerja keras menyelesaikan edisi kali ini. Terima kasih untuk ide ide dan gagasannya untuk naskah naskahnya dan untuk semangatnya sehingga Kreatifa dapat terbit pada waktunya.
Selamat dan sukses selalu.
Salam
Nikmah Nurbaity
Artikel Guru × Bu Nikmah
Bagaimana ceritanya bisa mewakili Indonesia di Konferensi Guru Bahasa Inggris di Finlandia?
Karena di berbagai forum di Purworejo saya lancar dan bagus saat mengutarakan pendapat dalam bahasa Inggris, akhirnya saya sering diberi tugas penting seperti Konferensi Bahasa Inggris Nasional di Bogor tahun 2002.
Saat itu saya belum kenal e-mail. Sepulang dari Bogor, saya segera ngambil kursus internet. Setelah itu saya dapat tugas ke Australia pada awal 2002 selama 6 bulan. Saya stres karena harus meninggalkan keluarga dan si bungsu. Saya berdoa, "Ya Tuhan, lebih baik saya tidak berangkat, tapi berikanlah saya kesempatan lain." Ternyata Tuhan mendengar doa saya. Saya tak jadi berangkat dan dapat tawaran tes ke Finlandia.
Apa saja tes yang harus dilalui?
Saya diwawancarai Dinas Pendidikan Menengah Umum (Dikmenum) sekitar 1 jam dengan bahasa Inggris, untuk menentukan lolos-tidaknya. Yang dibicarakan, antara lain, penggunaan dan manfaat internet. Selain itu, bila nantinya terpilih, saya harus bikin suatu proyek. Beruntung saya suka menulis dan sudah terbayang proyek yang saya buat, yaitu role playing in learning English yang sebenarnya akan saya lombakan dalam karya guru. Saya lolos dan mewakili Indonesia ke Finlandia dan yang bikin surprise, saya harus berangkat sendiri karena dananya, sekitar Rp 30 juta, hanya cukup untuk satu orang. Bila saya tidak bersedia berangkat, akan digantikan finalis lain. Saya pikir, kesempatan enggak datang dua kali dan dengan percaya diri saya berangkat ke Tampere, Finlandia. Padahal, ke Jakarta sendiri saja belum pernah.
Apa saja kegiatan Anda di Finlandia?
Konferensi tersebut dihadiri oleh 55 guru dari sekitar 17-18 negara Asia-Eropa, seperti Jepang, Swedia, Finlandia, Jerman, Belanda, Singapura dan lain-lain. Hasilnya adalah pembentukan cyber classroom (CC), yaitu wadah bagi siswa Asia-Eropa untuk bertukar segala sesuatu melalui internet.
Stressing-nya pada pertukaran budaya dan pendidikan. Dari hasil konferensi tersebut kami membentuk kelompok dan menjalankan suatu proyek, dengan syarat, kelompok tersebut terdiri dari campuran antara negara Asia dan Eropa.
Saya bekerja sama dengan Swedia yang diwakili oleh Ulla Dahlstorm dan Jan karena saya merasa cocok dengan mereka. Proyek itu kami beri nama Ndolalak and Hambo.
Ndolalak adalah nama tarian klasik dari Purworejo sedangkan Hambo adalah tarian dari Swedia. Ceritanya, ketika sedang breakfast, pihak Swedia yaitu dari Gymnasiest High School, memberi nama "virtual school". Saya kurang setuju karena nama itu tidak mencerminkan exchange kebudayaan.
Akhirnya kami sepakat memberi nama Ndolalak and Hambo. Pada proyek tersebut kami bertukar informasi kebudayaan, tata kehidupan, agama, dan lain-lain. Kami membuat situs untuk kerja siswa dan situs itulah yang dinilai. Semula, mereka men-set up situs dan kami saling meng-combine dan compare. Situs kami masuk lima besar dan pernah dipresentasikan dalam Konferensi Guru Internasional ke-3 di Bogor. Tapi kami masih terus bekerja keras lagi karena bila tahun depan kami berhasil jadi finalis, akan diundang ke Jerman.
Dalam situs itu kami bercerita tentang beberapa elemen penting seperti everyday life, yang berisi cerita siswa kedua negara, termasuk di dalamnya adalah teenagers life (kehidupan remaja). Di sini kami munculkan perbedaan budaya dan kebiasaan mencolok, seperti kebiasaan ke night club, makanan, dan sekolah. Ada juga tentang pendidikan, olahraga, dan pelajaran favorit. Kami juga tukar-menukar cerita rakyat, tempat wisata, dan agama.
Bisa diterangkan lebih rinci tentang CC?
Intinya, CC adalah pertukaran pelajar via internet yang menekankan pada bidang seni, budaya, pendidikan dan tata kehidupan sehari-hari dengan bahasa pengantar bahasa Inggris. Untuk proyek ini kami pilih siswa yang bahasa Inggris-nya produktif dan bisa internet. Kami juga libatkan beberapa siswa dari sekolah lain untuk percontohan.
Awalnya kami menulis dan membahas hasil tulisan tersebut karena kami punya kelas speaking. Hasil tulisan itu di-download dan dibahas dalam kelas tersebut. Hal ini untuk melatih siswa agar bisa berbahasa Inggris dan have something to say in English. Dalam arti, punya bahan dan pengetahuan untuk didiskusikan. Setiap minggu kami selalu berhubungan dengan Gymnasiest, apalagi saya sebagai koordinator yang setiap saat kontak dengan koordinator Swedia, yaitu Ulla Dahlstorm dan Torbjorn Larsson. Di Indonesia, baru SMU 7 Purworejo dan Paramadina School ikut CC Asia-Eropa di bawah Yayasan ASEM (Asia and Europe Meeting).
Apa saja tujuan CC?
Tujuannya antara lain agar siswa bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris, menjalin hubungan antarpribadi yang harmonis antarnegara Asia-Eropa dengan kata lain building a personal relation sehingga bisa menggalang peace of the world. Tujuan lain adalah memperkenalkan dan mengembangkan teknologi dan informasi sebagai alat belajar dalam dunia pendidikan. Namun, tidak hanya melulu pertukaran budaya saja, lho, ada juga CC yang saling bertukar ilmu pengetahuan, dan lingkungan. Siswa saya bangga dan antusias karena bisa mewakili Indonesia dan melaksanakan proyek ini. Guru-guru juga sangat mendukung.
Adakah kendala penerapan CC ini?
Ada. Pertama, hanya bisa praktik pada hari Minggu karena komputer masih jadi satu dengan laboratorium komputer. Alhamdulillah, kami dapat bantuan dari Dinas Pendidikan Pusat sebesar Rp 50 juta untuk membangun ruang internet. Kedua, soal web design, kami masih kalah jauh dengan negara lain, seperti Singapura. Karena bentuk web termasuk dalam penilaian pemanfaatan teknologi informasi. Seberapa bagusnya hasil web menunjukkan seberapa mantap penguasaan teknologi.
Artikel Guru
Hasil penelitian DIKTI, ada 37% anak SMA berprestasi tidak diterima di PTN dikarenakan tidak sesuai dengan pilihan program studinya. Hasil penelitian lain, umumnya anak SMA yang baru lulus sangat terobsesi pada cita-cita dan prodi yang hebat-hebat, tanpa mengukur kemampuannya. Dengan kata lain seringkali tidak rasional. Oleh karena itu Beberapa tips yang perlu saudara pertimbangkan (khususnya jalur undangan):
1. Perhatikan prestasi saudara selama sekolah, baik dalam ukuran nilai maupun rangking.
2. Perhatikan posisi dan kualitas sekolah. Hal ini bisa dilihat dari tinggi rendahnya rata-rata nilai UN selama ini dan banyak sedikitnya alumni yang diterima di PTN, khususnya pada PTN yang akan saudara ambil. Hal ini digunakan untuk membobbot nilai antar sekolah yang sangat bervariatif di Indonesia. Makin banyak alumni SMAmu di PTN tersebut, peluangmu semakin besar. Demikian pula sebaliknya, mohon lebih cermat. Ingat, anda akan bertarung dengan sekolah se Indonesia.
3. Jalur Undangan mempertimbangkan prestasi sekolah dan hasil UAN. Jadi bagi adik-adik yang prestasi sekolahnya kurang menggembirakan, kejarlah nilai UAN sebaik mungkin.
4. Perhatikan pilihan prodi. Prodi-prodi favorit biasanya akan dipilih oleh teman-teman anda yang rangkingnya bagus (misalnya 5 besar), demikian pula seterusnya.
5. Perhatikan pilihan pertama dengan cermat, karena umumnya (dugaan saya) PTN lebih suka memilih calon mahasiswa yang memilih prodi di pilihan pertama dibanding kedua dengan alasan seringkali yang memilih dipilihan kedua tidak serius dan bahkan seringkali keluar. Hal ini tidak berlaku untuk jalur tulis.
6. Tahun 2013 ini pemerintah (DIKTI) sangat perpihak pada anak-anak SMA. Tidak ada lagi sumbangan awal yang memberatkan dan semua anak SMA diberikan kesempatan untuk daftar SNMPTN Undangan dan Gratis.
7. Janganlah biaya menjadi penghalang terlebih dahulu. Yang penting diterima dulu, karena pemerintah dan PTN banyak beasiswa. Anda juga dapat memanfaatkan beasiswa bidikmisi.
8. Awali dengan bismillah, jika bingung terhadap pilihan prodi berdoalah dan memohon petunjuk Allah. Karena Allah lebih tahu yang terbaik untuk kita. Berusaha dan berdoa akan menjadi kekuatan dasyat.
Selamat berjuang dan semoga sukses.
Artikel Guru × Pramuka
Sebanyak 10 siswa kelas X dan kelas XI mewakili kabupaten Purworejo mengikuti KEMAH BUDAYA JAWA TENGAH di Magelang. kemah buddaya diselenggarkan tanggal 18 sampai 20 Oktober 2012 di taman Candi Borobudur.
Dewandaru, Aldi, Sony, Gus Muh, Kholid, dkk mempersiapkan diri semaksimal mungkin, mereka berlahit selama 2 minggu tanpa kenal lelah. tugas yang harus ditampilkan antar lain : majalah dinding tentang sejarah Borobudur, pentas Budaya, Api Unggun, dll. untuk pentas budaya SMA Negeri 5 Purworejo menampilkan NDOLALAK dengan musik life. penari 4 orang, pemain musik dan penyanyi 6 orang. untuk penampilan di api unggun mereka menampilakn lagu KOTA PURWOREJO.
pengampu kegiatan bapak Agus Permadi dan Bapak Sugiyono mengatakan bahwa kemah budaya ini sangat bermanfaat untuk siswa. mereka bel;ajar banyak tentang sejarah dan bekerja sama dengan kelompok dan siswa lain dari seluruh Jawa Tengah.
Artikel Guru × Inggris
School culture is another way to implement character education. Character Education Partnership CEP describes school culture as the school wide ethos and the culture of individual classrooms, high expectations for learning and achievement, a safe and caring environment, shared values and relational trust, a powerful pedagogy and curriculum, high student motivation and engagement, a professional faculty culture, and partnerships with families and the community. While Charles Elbot and David Fulton (2008) in their book Building an Intentional School Culture: Excellence in Academics and Character remind us of Harvard educator Roland Barth’s wise observation: “A school’s culture has far more influence on life and learning in the schoolhouse than the state department of education, the superintendent, the school board, or even the principal can ever have. It means that school culture influences students’ character strongly. School culture has important role in shaping the students character. The school culture that SMA 5 Purworejo fosters the core values which encourage academic excellence and ethics. The school culture promotes simple words to remember and to recall: 1. discipline, 2. excellence, 3. honesty, 4. contribution 5. networking These 5 core values are chosen to be the values strongly fostered, stated clearly in school wall and classroom beside the other core values integrated in curriculum and extracurricular program. The first core value is discipline. It encourages students, teachers and staff to obey the school rules and regulation. Students have to be discipline in attending the class, obeying the clothing standard like uniform, obeying the other regulation. Teachers and staff are discipline in teaching and working. The second is excellence encourages students to have high expextance, to make students have high N-Ach, need of achievement. Students who strive for excellence will have high motivation to learn and to study. The third is honesty. It fosters students to be trusted. Students learn to behave honesty so that every body trusts them. The forth core values in school culture is contribution. It includes 4 contributions, contribution of ideas, contribution of time, contribution of material, and contribution of care. Each member of school stake holder is invited to give contribution to school. School will not develop well without the participation and empowerment of each member. The implementation of school based management demands the participation from the school stake holder and the empowerment of what the school have like human resource, financial resources and natural resources. Schools have the authority to develop itself maximally based on its potential (Bulloc and Thomas, 1997). Good development is the development which can involve the member or the society (Ife, 2002). The core value contribution is inviting every students, teachers and staff to take part in developing the school toward the effective school they desire based on the vision of the school. The fifth core value is networking. One of the demands of twentieth century skills is having strong wide networking. By having networking with schools in Indonesia and abroad, SMA 5 Purworejo teaches students to learn different cultures so that they have cultural sensitivity which will help them later in their life. This implementation of character building does not cost certain fund separately. The fund needed for character education implementation is integrated in curriculum, from designing the curriculum, implementing it in the class, and evaluating. The fund needed is also integrated in extra curricular program and school activities.
Artikel Guru × Bu Nikmah
Sebagai hadiah Kepala Sekolah Berprestasi Nasional
Oleh: Nikmah Nurbaity, M.Pd
Saya mendapatkan kesempatan mengikuti kunjungan pendidikan di Cina pada akhir tahun 2011 bersama rekan dari beberapa propinsi. Berikut sedikit tentang pendidikan di Cina.
Kunjungan pendidikan dilaksanakan di dua sekolah menengah yaitu sekolah Shanghai Science and Technology Management School dan sekolah Guangdong Electronic Technology College di Guangzhou. Pendidikan di Cina menekankan sistem pendidikan wajib belajar 9 tahun. Siswa belajar mulai pendidikan pra-sekolah yaitu umur 3–6 tahun, pendidikan dasar yaitu usia 6–12 tahun, dimana sebelumnya hanya 5 tahun dan sekarang ditambah menjadi 6 tahun. Setelah pendidikan dasar siswa belajar selama 3 tahun di sekolah menengah yaitu 3 tahun sekolah menengah pertama dan 3 tahun sekolah menengah atas.
Di Sekolah Menengah Atas siswa sudah mengambil jurusan sesuai dengan bakat dan ketertarikan mereka. Setelah sekolah menengah, siswa belajar di pendidikan tinggi yaitu di universitas, akademi atau institut. Sekolah Shanghai Science and Technology Management School merupakan sekolah yang bekerja sama dengan Ocean University, sebuah universitas terkemuka di Shanghai. Sekolah ini memilki jurusan yang beragam. Jurusan yang tersedia seperti computer, mesin AC, memasak, mesin produksi, perdagangan dan lain lain. Sekolah ini memproduksi lulusan yang nantinya 90% langsung bekerja dan hanya kurang lebih 10% melanjutkan kuliah. Lulusan dari sekolah ini bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah di lapangan.
Pakaian siswa sehari hari adalah pakaian sejenis pakaian olah raga atau setelan atas bawah dari bahan kaos untuk memudahkan siswa melakukan banyak pekerjaan praktek di bengkel. Siswa belajar selama 3 tahun dengan 2 tahun belajar di sekolah dan 1 tahun belajar di luar sekolah praktek di perusahaan maupun di pabrik. Siswa membayar uang sekolah yang tidak begitu tinggi. Untuk gedung dan peralatan semua ditanggung oleh pemerintah. Peralatan yang tersedia mendukung proses pembelajaran, misalnya untuk siswa jurusan tataboga, peralatan dapur yang tersedia menggunakan peralatan dapur untuk produksi masal seperti di pabrik. Sekolah yang ke dua adalah sebuah sekolah kejuruan juga di Guangzholeconic Technology College. Sekolah kejuruan ini memilki gedung bangunan setinggi 4 lantai dengan area yang cukup luas.
Sekolah ini merupakan sekolah yang maju di Guangzhou. Sekolah ini memiliki siswa 3.035, pelatih 4272 dan 1030 siswa di jurusan tekhnologi komputer. Jumlah gurunya 106, gutu IT electro sebanyak 67 dan dosen yang mengajar di sekolah sebanyak 31 dan 41 guru dengan double sertificates. Pemberdayaan guru dilakukan dengan pelatihan di dalam sekolah, belajar mandiri maupun pelatihan di luar sekolah ke tingkat provinsi. Siswa di sekolah ini tidak mengenakan seragam pada hari hari biasa, mereka mengenakan pakaian bebas seperti jins, kaos, blouse atau T shirt.
Dari dua sekolah yang dikunjungi beberapa hal yang menjadi catatan adalah:
1. Pemerintah Cina menanggung biaya pembangunan gedung dan fasilitas sekolah
2. Siswa membayar biaya sekolah yang ringan
3. Pembelajaran di kelas lebih riil memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata. Contohnya ketika sebuah kelas sedang belajar ekonomi, setiap siswa memegang uang kertas tiruan banyak sekali dan mereka belajar menghitung uang dengan jari seperti yang harus dilakukan oleh pegawai bank.
4. Kurikulum di sekolah diberi garis besar oleh pemerintah, tetapi dikembangkan oleh sekolah sesuai dengan kebutuhan dna potensi yang dimiliki sekolah masing masing.
5. Seragam siswa membuat siswa nyaman belajar, yaitu setelan training untuk siswa kejuruan atau pakaian bebas bukan seragam
6. Pembelajaran dilakukan 4 jam pelajaran pada pagi hari yaitu 2 jam awal dimulai jam 08 00 kemudian istirahat, dilanjutkan 2 jam pelajaran ke dua, makan siang dan istirahat dilanjutkan 2 jam pelajaran pada siang hari dimulai jam 13.30.
7. Siswa sekolah kejuruan, belajar selama 2 atau 3 tahun di sekolah dan 1 tahun belajar kerja di lapangan.
8. Pemberdayaan guru dilakukan dengan pelatihan di sekolah atau mengirim guru guru ke pelatihan tingkat propinsi.
9. Terdapat dosen dari perguruan tinggi yang mengajar di sekolah menengah


